Semangat belajar sejarah terasa hidup pada Kamis, 5 Februari 2026, ketika siswa SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta bersama SMP Negeri 5 Yogyakarta mengikuti program Wajib Kunjung Museum yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa untuk mengenal perjuangan bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Perjalanan dimulai sejak pagi menuju Museum TNI AD Dharma Wiratama, dilanjutkan ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, dan ditutup di Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman. Dengan pendampingan pemandu museum serta guru pendamping Ibu Shinta dan Pak Danish, para siswa diajak melihat langsung bukti sejarah perjuangan, teknologi militer, serta kisah kepemimpinan Jenderal Sudirman yang penuh keteladanan.
Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman reflektif bagi siswa. Mereka belajar bahwa kemerdekaan dan kedamaian hari ini lahir dari pengorbanan, disiplin, dan semangat pantang menyerah para pahlawan. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan bertanya, berdiskusi, dan mendokumentasikan pengalaman mereka sepanjang kunjungan.
Sebagai tindak lanjut, siswa diberi tantangan kreatif berupa proyek video kampanye “Ayo ke Museum!”. Melalui karya berdurasi 1–3 menit, para siswa diajak menjadi duta museum yang menginspirasi pelajar lain untuk mencintai sejarah dan menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan generasi muda yang tidak melupakan sejarah, berkarakter, serta siap melanjutkan semangat perjuangan bangsa. Dari museum, para siswa pulang membawa lebih dari sekadar pengetahuan—mereka pulang dengan inspirasi, kebanggaan, dan tekad untuk menjaga Indonesia di masa depan. 🇮🇩